16 Jan 2012

Pengolaan kawasan oleh masyarakat di Kabupaten Seruyan



Daripada ngangur karena JOB bikin film documenter belum juga di acc ama yang punya duit, mendingan ane coba-coba ngerangkum hasil coba-coba belajar ngeriset (sok mo ngabulin cita-cita yang gak kesampean, mo jadi periset ulung..hehhehe).
Blog ane yang lama gak pernah ane update ini, mau ane isi aje dengan, catatan-catatan berdasarkan pengalaman langsung dan hasil comot sana comot sini artikel-artikel/ dokumen-dokumen dari berbagai sumber. Nah, focus-nya ane mo coba nulis-nulis soal kehidupan masyarakat yang ada di kabupaten Seruyan provinsi Kalimantan Tengah. karena tulisan ini pasti buanyaaakk,,ane mo coba upload secara berseri,,mudahan bisa bermanfaat bagi yang ngebaca.. J

Bagian pertama.
1.   Profil Wilayah
 










1.1.    Profil Kabupaten Sasaran Riset
Penulis dalam menentukan wilayah yang akan dijadikan sasaran kegiatan Riset Ketahanan Pangan di Provinsi Kalimantan Tengah ini telah melalui berbagai pertimbangan, diantaranya wilayah yang saat ini memiliki luasan perkebunan Kelapa sawit sangat besar sehingga secara langsung mempengaruhi kehidupan social budaya dan perekonomian masyarakat sekitar, perubahan ini sangat mempengaruhi sistem pemenuhan pangan masyarakat, dan penulis menyakini bahwa pembukaan areal Perkebunan Besar Kelapa Sawit yang mendapat dukungan besar pula oleh Pemerintah daerahnya adalah kabupaten Seruyan.

1.1.1.   Sejarah dan Profil Kabupaten Seruyan
A.    Sejarah
Sebelum tahun 1880
Pada masa ini wilayah Seruyan terdiri dari 13 shoofd,[1] pejabat pemerintahannya disebut Asisten Kiai, sedangkan kedudukan pemerintahannya langsung dari Sampit. Shoofd-shoofd tersebut adalah Kampung Beratih (sekarang Kuala Pembuang), Kampung Telaga Pulang, Shoofd Sembuluh, Shoofd Pembuang Hulu, Shoofd Asam, Shoofd Durian Kait, Shoofd Sandul, Shoofd Sukamandang, Shoofd Rantau Pulut, Shoofd Tumbang Kale, Shoofd Tumbang Manjul,  Shoofd Sepundu Hantu dan Shoofd Tumbang Darap.[2]
Tahun 1880
Karena pesatnya perkembangan dan pertumbuhan shoofd-shoofd tersebut, maka oleh pemerintah Hidia Belanda pada saat itu di rubah statusnya menjadi Pemerintahan Onderdistrictshoofd [3] dengan shoofd Telaga Pulang sebagai ibukota pemerintahannya.
Tahun 1902
Ibukota Pemerintahan Onderdistrictshoofd dipindahkan ke Pembuang Hulu.
Tahun 1905
Pemerintahan Onderdistrictshoofd ibukotanya dipindahkan ke Kuala Pembuang, karena letaknya di pesisir selatan, maka dianggap strategis terutama dari segi perhubungan dan perekonomian saat itu.
Tahun 1946
Setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia, Pemerintahan Onderdistrictshoofd ini dirubah namanya menjadi Kecamatan yang bernama Kecamatan Seruyan dengan ibukota pemerintahannya di Kuala Pembuang.
Tahun 1947
Pada tahun ini wilayah Kecamatan Seruyan dimekarkan menjadi 2 (dua) wilayah Kecamatan yaitu :
Kecamatan Seruyan Hilir dengan ibukota di Kuala Pembuang dan menjadi wilayah hukum Kawedanan Sampit Barat.
Kecamatan Seruyan Hulu dengan ibukota di Rantau Pulut dan menjadi wilayah hukum Kawedanan Sampit Utara.

Wilayah Seruyan kala itu termasuk dalam wilayah administrative Propinsi Daerah Tingkat I Kalimantan Selatan (sebelum terbentuk Propinsi Daerah Tingkat I Kalimantan Tengah tahun 1957) dan dalam wilayah Kabupaten daerah tingkat II Kotawaringin (sebelum terbagi menjadi 2 kabupaten tingkat II Kotawaringin Timur dan Kotawaringin Barat).
Tahun 1958
Wilayah kecamatan Seruyan Hulu dibagi menjadi 2 ( dua ) wilayah Kecamatan, yaitu ;
Kecamatan Seruyan Tengah dengan ibukotanya Rantau Pulut dan
Kecamatan Seruyan Hulu dengan Ibukotanya Tumbang Manjul.
Tahun 1961
Dibentuk 2 (dua) kecamatan baru yakni Kecamatan Seruyan Hilir dengan ibukota Kuala Pembuang dan
Kecamatan Hanau dengan ibukota Pembuang Hulu.
Tahun 1963
Wilayah kecamatan Seruyan Hilir dibagi menjadi 2 (dua) wilayah kecamatan yaitu ;
Kecamatan Seruyan Hilir dengan ibukota di Kuala Pembuang
dan Kecamatan Danau Sembuluh dengan ibukota di Telaga Pulang.
Pemerintahan Kawedanan Seruyan
Dengan semakin pesatnya perkembangan kecamatan pemekaran dibeberapa wilayah kecamatan, maka ditetapkanlah wilayah ini sebagai kawedanan dengan surat keputusan Gubernur kepala daerah tingkat I Kalimantan Tengah nomor 06/Pem.330-c-2-3/1963 tertanggal 1 Juli tahun 1963 tentang Penetapan Kawedanan Seruyan.
Kawedanan seruyan ini membawahi 5 (lima) wilayah kecamatan dengan ibukota Kuala Pembuang, yakni ;
1.     Kecamatan Seruyan Hilir dengan ibukota Kuala Pembuang

2.     Kecamatan Danau Sembuluh dengan ibukota di Danau Sembuluh
3.     Kecamatan Hanau dengan ibukota di Pembuang Hulu

4.     Kecamatan Seruyan Tengah dengan ibukota Rantau Pulut

5.     Kecamatan Seruyan Hulu dengan ibukota di Tumbang Manjul.
Pemerintahan Wilayah Persiapan Daerah Tingkat II Seruyan ( tahun 1965 )
Berdasarkan surat keputusan Gubernur kepala daerah tingkat I Kalimantan Tengah nomor : 05/Pem.232-c-2-4/1965 tertanggal 1 Mei 1965 tentang penetapan wilayah persiapan daerah tingkat II Seruyan, maka Kawedanan Seruyan statusnya berubah menjadi kabupaten persiapan tingkat II seruyan dengan ibukotanya di Kuala Pembuang.
Pemerintahan Pembantu Bupati Kotawaringin Timur Wilayah Seruyan ( tahun 1979 – 2002 )
Pemerintahan pembantu kotawaringin timur wilayah seruyan terbentuk berdasarkan :
1.     Keputusan Menteri Dalam Negeri nomor 64 tahun 1979 tertanggal 28 april 1979 tentang pembentukan wilayah kerja Pembantu Bupati Kapuas untuk wilayah Gunung Mas, Pembantu Bupati Kotawaringin Timur untuk wilayah Seruyan, Pembantu Bupati Barito Utara untuk wilayah Murung Raya, Pembantu Bupati Barito Selatan untuk wilayah Barito Timur.

2.     Surat keputusan Gubernur kepala daerah tingkat I Kalimantan Tengah Nomor : 124/KPTS/1979 tertangal 28 Juni 1979 tentang penghapusan status wilayah dan kantor daerah tingkat II administrasi Gunung Mas, Katingan, Murung Raya dan Barito Timur serta status wilayah dan kantor persiapan daerah tingkat II Seruyan.

3.     Surat keputusan Gubernur kepala daerah tingkat I Kalimantan Tengah nomor 247/KPTS/1980 tertanggal 02 Juli 1980 tentang susunan organisasi dan tata kerja kantor pembantu Bupati Kotawaringin Timur untuk wilayah Seruyan. Pemerintahan Pembantu Bupati (TUBUP) Kotawaringin Timur wilayah Seruyan dengan ibukota berkedudukan di Kuala Pembuang.
Pemerintah Kabupaten Seruyan ( tahun 2002 – sekarang )
Pemerintahan Kabupaten Seruyan dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2002 tentang Pembentukan Kabupaten Katingan, Kabupaten Seruyan, Kabupaten Sukamara, Kabupaten Lamandau, Kabupaten Gunung Mas, Kabupaten Pulang Pisau, Kabupaten Murung Raya dan Kabupaten Barito Timur di Provinsi Kalimantan Tengah, yang telah diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri atas nama Presiden Republik Indonesia pada tanggal 2 Juli 2002 di Jakarta. Ibukota Kabupaten Seruyan berada di Kuala Pembuang Kecamatan Seruyan Hilir.
B.    Profil
Letak Geografis
 Secara geografis kabupaten ini terletak antara 00 77’ LS - 30 56’ LS dan 1110 49’ BT - 1120 84’ BT, sehingga kabupaten ini memiliki iklim tropis.[4]
Luas Wilayah
Kabupaten Seruyan memiliki luas 16.404 km2 (11,6 % dari total luas wilayah provinsi Kalimantan Tengah). Terbagi dalam beberapa kawasan diantaranya;

Table 1 : Luas Wilayah kabupaten Seruyan menurut jenis wilayah dataran
Jenis Dataran
Luas (km2)
Persentase terhadap Luas Kabupaten Seruyan (%)
(1)
(2)
(3)
1.
Hutan Belantara
11.354,02
69,22
2.
Rawa-rawa
733,49
4,47
3.
Sungai, Danau, dan Genangan Air lainya
605,81
3,69
4.
Pertanahan lainya
3.710,68
22,62
Seruyan
16.404,00
100,00
Data BPS, Seruyan Dalam Angka ( 2009-2010)
Batas Wilayah
Kabupaten Seruyan disebelah utara berbatasan dengan Kabupaten Melawai provinsi Kalimantan Barat, disebelah selatannya berbatasan dengan Laut Jawa, disebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Kotawaringin Timur dan Kabupaten Katingan, sedangkan disebelah Baratnya berbatasan dengan Kabupaten Kotawaringin Barat dan kabupaten Lamandau.
Topografi
          Kabupaten Seruyan memliki kontur dataran yang beragam, berikut ini adalah keadaan Topografi beberapa kawasan diwilayah kabupaten Seruyan ;
v  Bagian timur merupakan daerah rawa-rawa yang terdiri dari rawa pasang surut dan rawa lebak serta ditumbuhi vegetasi berupa bakau dan kayu-kayu rawa.
v Bagian barat  merupakan darerah rawa-rawa yang terdiri dari rawa pasang surut dan rawa lebak yang mempunyai vegetasi hutan mangrove dan kayu-kayu rawa.
v Bagian utara merupakan daerah berbukit-bukit dengan ketinggian di atas 150 dari permukaan laut dan kemiringan 15-40 m, melihat kontur dataran di bagian ini, sesungguhnya kawasan ini berfungsi sebagai penyangga (buffer) bagi wilayah seruyan bagian hilir (daerah bagian selatan).
v Bagian selatan merupakan daerah dataran rendah terdiri atas lahan rawa dan pantai dengan ketinggian dan kemiringan 0-50 m dari permukaan laut dan 0-8, daerah ini kaya akan perikanan laut dan darat.
Klimatologi
          Wilayah Kabupaten Seruyan termasuk daerah yang beriklim tropis dengan suhu udara rata-rata 290C dan temperatur tertinggi 340C. Curah hujan rata-rata per tahun 3.479,8 mm. Musim Penghujan akan terjadi antara Bulan Desember – Maret, sedangkan Kemarau antara Juli – September.
Hidrologi
          Kabupaten Seruyan dibelah oleh Sungai Seruyan yang mengalir dari utara ke selatan dan bermuara ke Laut Jawa dengan panjang ± 400 km kedalaman rata-ratanya adalah 6 m dan lebar rata-ratanya adalah 400 m dengan beberapa anak-anak sungai, diantaranya ;
Ø  Anak Sungai Danau Sembuluh panjang 76 km
Ø  Anak Sungai Kalua Besar panjang 65 km
Ø  Anak Sungai Manjul panjang 50 km
Ø  Anak Sungai Salau panjang 30 km
Ø  Anak Sungai Pukun panjang 30 km
Ø  Anak Sungai S. Kale panjang 30 km

Wilayah Administrasi
       Secara administrasi sejak diterbitkannya Peraturan Daerah kabupaten Seruyan nomor 04 tahun 2008, kabupaten ini memiliki 14 kecamatan. Namun berdasarkan peraturan Bupati Seruyan Nomor 39 Tahun 2010, baru 10 kecamatan Pemekaran yang sudah berjalan/ beroprasional[5], diantaranya ;

Table 2 : Nama Kecamatan dan Kecamatan Pemekaran serta jumlah desa di Kabupaten Seruyan
KECAMATAN INDUK
KECAMATAN PEMEKARAN
IBUKOTA KECAMATAN
STATUS PEMERINTAHAN
Desa
Kelurahan
Jumlah
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
(6)
Seruyan Hilir
Seruyan Hilir
Kuala Pembuang
10
2
12
Seruyan Hilir Timur
Bangun Harja
4
-
4
Danau Sembuluh
Danau Sembuluh
Telaga Pulang
9
-
9
Seruyan Raya
Selunuk
5
-
5
Hanau
Hanau
Pembuang Hulu
8
-
8
Danau Seluluk
Asam Baru
4
-
4
Seruyan Tengah
Seruyan Tengah
Rantau Pulut
19
1
20
Batu Ampar
Sandul
9
-
9
Seruyan Hulu
Seruyan Hulu
Tumbang Manjul
21
-
21
Suling Tambun
Tumbang Langkai
8
-
8
JUMLAH
97
3
100
                  Data BPS, Seruyan Dalam Angka ( 2009-2010 )

1.1.2.   Penggunaan Kawasan
Perkebunan kelapa sawit merupakan produk utama yang diunggulkan oleh kabupaten Seruyan selama ini. Potensi itu sampai saat ini terus dikembangkan dengan membuka lahan-lahan baru oleh Pemerintah Daerah yang dengan terus menerus membuka peluang investasi yang luas bagi para pemodal di bidang ini. Sentra tanaman kelapa sawit berada di 4 kecamatan, yaitu Kecamatan Danau Sembuluh, Kecamatan Seruyan Raya, Hanau, dan Seruyan Tengah.
Table 3 : Pengguanaan kawasan Hutan dan Non hutan  Kabupaten Seruyan.
Jenis Kawasan
Luas (ha)
RTRWP 2003
TGHK
(1)
(2)
(3)
Kawasan Hutan


a.
Hutan konservasi (HK)



- TNTP
162.968,08
-

- Mangrove
8.020,00
-
b.
Hutan Suaka Alam/ Hutan Wisata (HAS-W)
-
137.172,00
c.
Hutan Lindung (HL)
57.599,89
57.367,00
d.
Hutan Produksi Tetap (HP)
428.662,93
678.452,00
e.
Hutan Produksi Terbatas (HPT)
383.095,31
375.033
f.
Hutan Produksi Konversi (HPK)
-
399.877,00
g.
Hutan Tanaman Industri (HTI)
3.438,15
-
h.
Hutan Penelitian dan Pendidikan (HPP)
-
-
Kawasan Non Hutan
-
-
a.
Kawasan Pengembangan Produksi (KPP)
132.049,89
-
b.
Kawasan Pemukiman Penggunaan lain (KPPL)
155.472,67
-
c.
Kawasan Handil Rakyat (KHL)
-
-
d.
Perkebunan
263.422,78
-
e.
Transmigrasi
17.659,02
-
f.
Areal Pertambangan
5.389,00
-
g.
Perairan
22.622,33
7.658,00
Jumlah
1.640.400,05
1.655.559,00

Text Box: Data BPS, Seruyan Dalam Angka ( 2009-2010 )

Sebelum komoditi kelapa sawit dikembangkan di wilayah ini, pada tahun 1996 kabupaten seruyan dahulunya merupakan Hutan-hutan yang selain menghasilkan kayu, juga hasil ikutannya, seperti rotan, padi ladang, buah buah-buahan dan lain sebagainya.



[1] shoofd atau dorp dalam bahasa Belanda berarti dusun atau kampung
[2] Pemerintah Kabupaten Seruyan.htm, Sejarah Kabupaten Seruyan, http://www.seruyankab.go.id/main/index.php?option=com_content&task=view&id=19&Itemid=77
[3] Pemerintahan Onderdistrictshoofd = pemerintahan dibawah Kabupaten
[4] Data BPS Kabupaten Seruyan Dalam Angka tahun 2009/2010
[5] Badan Pusat Statistik Kabupaten Seruyan, Kabupaten Seruyan Dalam Angka, tahun 2009-2010

Tidak ada komentar:

Anda peduli upaya penyelamatan Hak Rakyat dan Hutan Kalimantan? silahkan berikan donasi anda